Membuat Media Literasi Dengan Tema Generasi Milenial Cinta Kebudayaan Lokal

Bermula dari inovasi ini, harapannya media infografis menjadi stimulus untuk membiasakan siswa di sekolah agar gemar membaca. Berbeda dengan infografis lainnya, karya siswa dan siswi SMP Muhammadiyah Margasari ini menyajikan infografis yang dibuat langsung dengan kreativitas sentuhan tangan.

Proses pembuatan infografik yang dilakukan sejumlah siswa di perpustakaan SMP muhammadiyah Margasari

Perpustakaan SMP Muhammadiyah Margasari terlihat berbeda dari biasanya, dinding yang dicat kuning tidak tampak biasa. Dinding tersebut kini terdapat gambar-gambar yang beraneka warna dan terdapat sesuatu yang unik. Itulah infografis, karya siswa dan siswi SMP Muhammadiyah Margasari, sekolah berinisiatif untuk membuat suatu media baca yang dapat memperkenalkan kebudayaan lokal kepada siswa.

Hal tersebut bertujuan untuk memperkenalkan budaya bangsa pada generasi muda sehingga menumbuhkan rasa bangga akan identitas negara. Rencana proyek tersebut juga sejalan dengan program Rencana Strategis dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal yakni mengintegrasikan literasi dan budaya daerah. Luaran dari proyek ini adalah siswa mampu menciptakan media literasi dengan konsep infografis dengan judul “Generasi Milenial Cinta Kebudayaan Lokal”.

Media literasi ini menggunakan teknik infografis dengan mengangkat tema kebudayaan lokal yang dikemas secara sederhana, menarik, dan logis. Model infografis dipilih karena tampilan gambar pada kertas dibuat secara beralur yang bertujuan menarik minat siswa untuk membacanya. Keunggulan dari model infografis adalah bentuk visualisasi data yang menyampaikan informasi kompleks kepada pembaca agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat.

Bermula dari inovasi ini, harapannya media infografis menjadi stimulus untuk membiasakan siswa di sekolah agar gemar membaca. Berbeda dengan infografis lainnya, karya siswa dan siswi SMP Muhammadiyah Margasari ini menyajikan infografis yang dibuat langsung dengan kreativitas sentuhan tangan.


Berikut ini tahapan proses kegiatannya:

1. Perencanaan, Pada tahap perencanaan ini akan dilakukan pengumpulan materi untuk isi media literasi infografis. Selanjutnya penentuan bahan baku dan desain untuk media infografis. Materi isi bersumber dari buku bacaan, website kemendikbud, dan wawancara terhadap tokoh atau budayawan.

2. Pada tahap ini siswa mempersiapkan alat dan bahan pembuatan media infografis. Seperti kertas manila, kardus bekas, kancing baju bekas, benang dan pewarna. Tidak lupa juga bahan bacaan, bahan bacaan yang terdapat pada infografis diambil dari tema kebudayaan Tegal dan Brebes. Materi isi bersumber dari buku bacaan di perpustakaan, website kemendikbud, dan wawancara terhadap tokoh atau budayawan. Dengan banyaknya referensi sumber bacaan harapannya media kreativitas infografis ini dapat memberikan informasi secara detail tentang keanekaragaman budaya Tegal maupun Brebes, sehingga pembaca dapat merasakan keindahan budaya lokal secara lebih nyata melalui gambar yang dibuat oleh siswa-siswi tersebut melalui infografis yang disediakan.

3. Pameran dan Evaluasi, pada tahap pameran ini dilakukan promosi, publikasi, dan branding media literasi infografis keseluruh warga sekolah dengan membuat teras literasi di lingkungan sekolah. Selanjutnya tahap evaluasi, Pada tahap ini dilakukan evaluasi terhadap semua proses kegiatan pembuatan media literasi infografis.


Evaluasi dilakukan dengan menentukan indikator sebagai berikut:

1. Siswa mampu menguraikan dengan lugas makna penting kebudayaan lokal sebagai identitas bangsa.

2. Ketepatan bahan bacaan dengan pembuatan media infografis.

3. Siswa mampu menyampaikan dengan baik bahan bacaan atau teks bacaan secara lisan dalam bentuk presentasi. Diadakannya program pembuatan media literasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam membentuk sikap yang kritis dan analitis. Adanya kegiatan kreativitas pembuatan media infografis bisa menjadi terobosan baru bagi sekolah dalam menggalakan literasi bagi siswa, sehingga dapat menumbuhkan sikap gemar membaca pada diri siswa.

(Dedi Ariyanto)

#sekolah
SHARE :
LINK TERKAIT