
Margasari – SMP Muhammadiyah Margasari, Kabupaten Tegal, menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas VII pada hari Sabtu, 25 Juli 2026. Mengusung nilai Islam sebagai landasan utama serta komitmen pada mutu dengan standar terbaik, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah Margasari, Khafid Usman.
Pertemuan dengan wali murid kelas VII dalam acara program sekolah
Margasari – SMP Muhammadiyah Margasari, Kabupaten Tegal, menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas VII pada hari Sabtu, 25 Juli 2026. Mengusung nilai Islam sebagai landasan utama serta komitmen pada mutu dengan standar terbaik, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah Margasari, Khafid Usman.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi masa transisi peserta didik baru.
Dalam pemaparannya, Khafid Usman memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan visi dan misi sekolah, yaitu terwujudnya peserta didik yang bertaqwa, berprestasi, mandiri, dan berwawasan global. Sejumlah program unggulan sekolah juga turut diperkenalkan, seperti pembiasaan sholat dhuha dan dzuhur berjamaah, English & Arabic Club, pembinaan adab harian, hingga kegiatan kepanduan Hizbul Wathan.
Selain itu, pihak sekolah juga membahas mengenai profil siswa kelas VII yang berada pada masa transisi, baik dari segi akademik, sosial-emosional, maupun mental dan kemandirian. Pihak sekolah menekankan bahwa kunci sukses dalam menghadapi masa transisi ini adalah kolaborasi tiga pihak, yakni sekolah, orang tua, dan siswa itu sendiri.
Sosialisasi Program MCE dan Integrasi Artificial Intelligence (AI)
Sebagai langkah nyata menjawab tantangan era digital global, pihak sekolah turut menyosialisasikan program kerja sama strategis dengan Marshall Cavendish Education (MCE) serta pengenalan kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI). Sosialisasi ini mencakup komitmen sekolah dalam mengintegrasikan teknologi cerdas dan coding ke dalam kegiatan belajar mengajar. Langkah ini bertujuan agar para guru dapat memperkaya metode pengajaran secara digital, serta membimbing siswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara bijak dan produktif dalam proses belajar.
Agenda pertemuan juga diisi dengan sosialisasi kurikulum dan kegiatan belajar (termasuk Kurikulum Merdeka, ciri khas Muhammadiyah, serta integrasi teknologi MCE AI), tata tertib dan kedisiplinan, saluran komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta transparansi pembiayaan dan administrasi sekolah.
(Dedi Ariyanto, S.Pd)